Breaking News

Pengertian Luka

Luka adalah terputusnya kontinuitas suatu jaringan oleh karena adanya cedera atau pembedahan. 
Luka ini bisa diklasifikasikan berdasarkan struktur:

  1. Anatomis, 
  2. Sifat, 
  3. Proses penyembuhan, dan 
  4. Lama penyembuhan. 

Adapun berdasarkan sifat yaitu: 
  1. Abrasi, 
  2. Kontusio, 
  3. Insisi, 
  4. Laserasi, 
  5. Terbuka, 
  6. Penetrasi, 
  7. Puncture, 
  8. Sepsis, dll
---------------------------------------------------------------------------------
Faktor Penyebab Luka
---------------------------------------------------------------------------------
  1. Mekanik contohnya  trauma benda Tumpul, benda tajam, senjata api dan bahan peledak Fisik contohnya Karena Paparan Suhu, Panas, dingin, dan aliran Listrik.
  2. Kimia contohnya paparan zat Asam dan Basa.

---------------------------------------------------------------------------------
Macam-Macam Jenis Luka
---------------------------------------------------------------------------------
Luka Memar
Kondisi yang disebabkan karena Rusaknya pembuluh darah pada bagian tubuh tertentu sehingga darah meresap kejaringan sekitar, biasanya akibat hantaman benda tumpul.
Luka Lecet
Luka Lecet adalah Luka Yang terjadi karena kerusakan pada bagian atas kulit, buasanya kulit menjadi merah, adanya lesi, berdarah, dan keluar rembesaran cairan bening
Luka akibat Listrik
Terjadi karena akibat arus listrik mengaliri tubuh dan adanya lonjakan arus besar. Atau bisa juga oleh petir.
Luka Robek
Luka yang terjadi karena  robeknya kulit bagian permukaan atau kulit beserta bagian jaringan dibawahnya. Biasanya Akibat  hantaman benda tumpul yang sangat kuat sehingga melampaui tingkat elestisitas kulitdan otot
Luka Tusuk
Yaitu luka akibat tertusuk benda tajam. 
Luka Bakar.
Luka akibat terbakar api langsung atau tidak langsung, juga termasuk paparan matahari dalam waktu lama, bahan kimia dan listrik juga memungkinkan untuk terjadinya luka bakar.
---------------------------------------------------------------------------------
Dampak Luka
---------------------------------------------------------------------------------
Ketika sebuah luka terjadi pada diri kita atau pun tubuh kita maka akan bisa timbul beberapa dampak dan efek luka yang ditimbulkannya. 

Beberapa dampak luka yang kemungkinan bisa terjadi yaitu : 
  1. Hilangnya sebagian atau bahkan seluruh fungsi organ yang terkena luka.
  2. Perdarahan dan juga pembekuan darah pada tubuh kita.
  3. Timbulnya respon stres simpatis.
  4. Kemungkinan terjadinya kontaminasi dari bakteri.
  5. Bisa terjadi kematian dari sel.

---------------------------------------------------------------------------------
Tahap/ Fase Penyembuhan
---------------------------------------------------------------------------------
Setelah terjadi proses luka itu, maka tubuh akan berproses dalam penyembuhan luka yang telah terjadi. Proses penyembuhan luka dalam dunia medis kita mengenal akan tiga tahap. 

Tahap/ fase penyembuhan luka adalah sebagai berikut :
  1. Fase inflamasi.
  2. Proliferasi.
  3. Remodeling (penyudahan yang merupakan perupaan kembali jaringan).

---------------------------------------------------------------------------------
Jenis Macam Luka
---------------------------------------------------------------------------------
Luka dalam hal ini seringkali digambarkan dengan bagaimana cara mendapatkan luka itu dan menunjukkan derajat dari luka tersebut.
Maka jenis macam luka terbagi menjadi : 
---------------------------------------------------------------------------------
Berdasarkan
Tingkat Kontaminasi Luka

Luka yang berdasarkan tingkat kontaminasi ini terbagi menjadi :
  • Luka Bersih (Clean Wounds)
Yang dimaksud dengan luka bersih adalah luka bedah tak terinfeksi yang mana luka tersebut tidak terjadi proses peradangan (inflamasi) dan juga infeksi pada sistem pernafasan, pencernaan, genital dan urinari tidak terjadi. 
Luka bersih ini biasanya menghasilkan luka yang tertutup, jika diperlukan dimasukkan drainase tertutup. 
Kemungkinan terjadinya infeksi luka pada luka jenis ini berkisar kurang lebih 1% – 5%.

  • Luka Bersih Terkontaminasi (Clean-cintamined Wounds)
Jenis luka ini adalah luka pembedahan dimana saluran respirasi, pencernaan, genital atau perkemihan dalam kondisi terkontrol, kontaminasi tidak selalu terjadi, dan kemungkinan terjadinya infeksi luka pada luka jenis ini adalah 3% – 11%.

  • Luka Terkontaminasi (Contamined Wounds)
Yang dimaksud dengan luka terkontaminasi adalah luka terbuka, fresh, luka akibat kecelakaan dan operasi dengan kerusakan besar dengan teknik aseptik atau kontaminasi dari saluran cerna. 
Pada jenis kategori ini juga termasuk insisi akut, inflamasi nonpurulen. 
Kemungkinan terjadinya infeksi pada jenis luka ini adalah berkisar 10% – 17%.

  • Luka Kotor Atau Infeksi (Dirty Or Infected Wounds)
Jadi yang dimaksud dengan luka jenis ini adalah terdapatnya mikroorganisme pada luka. 
Dan tentunya kemungkinan terjadinya infeksi pada luka jenis ini akan semakin besar dengan adanya mikroorganisme tersebut.

---------------------------------------------------------------------------------
Berdasarkan
Kedalaman Dan Luas Luka

Jenis luka berdasarkan akan hal ini terbagi menjadi 4 stadium yaitu :
  • Stadium I
Luka Superfisial (Non-Blanching Erithema). 
Luka jenis ini adalah luka yang terjadi pada lapisan epidermis kulit.
  • Stadium II
Luka "Partial Thickness". 
Luka jenis ini adalah hilangnya lapisan kulit pada lapisan epidermis dan bagian atas dari dermis. 
Merupakan luka superficial dan adanya tanda klinis seperti halnya abrasi, blister atau lubang yang dangkal.
  • Stadium III
Luka "Full Thickness". 
Luka jenis ini adalah hilangnya kulit keseluruhan meliputi kerusakan atau nekrosis jaringan subkutan yang dapat meluas sampai bawah tetapi tidak melewati jaringan yang mendasarinya. 
Lukanya sampai pada lapisan epidermis, dermis dan fasia tetapi tidak mengenai otot. 
Luka timbul secara klinis sebagai suatu lubang yang dalam dengan atau tanpa merusak jaringan di sekitarnya.
  • Stadium IV
Luka "Full Thickness". 
Luka jenis ini adalah luka yang telah mencapai lapisan otot, tendon dan tulang dengan adanya destruksi / kerusakan yang luas.

---------------------------------------------------------------------------------
Berdasarkan
Waktu Penyembuhan Luka

Jenis luka berdasarkan akan hal ini terbagi menjadi 2 hal yaitu :
  • Luka Akut 
Luka akut adalah jenis luka dengan masa penyembuhan sesuai dengan konsep penyembuhan yang telah disepakati.
  • Luka Kronis 
Luka kronis adalah jenis luka yang yang mengalami kegagalan dalam proses penyembuhan, dapat karena faktor eksogen dan endogen.

---------------------------------------------------------------------------------
Berdasarkan
Mekanisme Luka

Mengenai jenis luka yang didasarkan akan mekanisme terjadinya luka tersebut. 

Jenis luka berdasarkan mekanisme terjadinya luka terbagi menjadi : 
  • Luka Insisi (Incised Wound
Luka Insisi (Incised Wound), terjadi karena teriris oleh instrument yang tajam. 
Contohnya adalah luka yang terjadi akibat dari proses pembedahan pembedahan.
  • Luka Memar (Contusion Woudn)
Luka Memar (Contusion Wound), terjadi akibat benturan oleh suatu tekanan dan dikarakteristikkan oleh cedera pada jaringan lunak, perdarahan dan bengkak.
  • Luka Lecet (Abraded Wound)
Luka Lecet (Abraded Wound), terjadi akibat kulit bergesekan dengan benda lain yang biasanya dengan benda yang tidak tajam.
  • Luka Tusuk (Punctured Wound)
Luka Tusuk (Punctured Wound), terjadi akibat adanya benda, seperti pisau yang masuk ke dalam kulit dengan diameter yang kecil.
  • Luka Gores (Lacerated Wound)
Luka Gores (Lacerated Wound), terjadi akibat benda yang tajam seperti oleh kaca atau oleh kawat.
  • Luka Tembus (Penetratiing Wound)
Luka Tembus (Penetrating Wound), yaitu luka yang menembus organ tubuh biasanya pada bagian awal luka masuk diameternya kecil tetapi pada bagian ujung biasanya lukanya akan melebar.
  • Luka Bakar (Combustion)
Luka Bakar (Combustio), yaitu luka akibat terkena suhu panas seperti api, matahari, listrik, maupun bahan kimia.

---------------------------------------------------------------------------------

No comments